Sangihe Dapat 5 Mesin Pembangkit Listrik Baru, Thungari: Daya Listrik Bisa Surplus 40 Persen

Sangihe mendapat 5 mesin pembangkit listrik baru. Bupati Michael Thungari menyebut daya listrik di Sangihe berpotensi surplus hingga 40 persen.

Ikuti Kami
G o o g l e News

Sangihe, Narator.co – Upaya meningkatkan keandalan listrik di Kabupaten Kepulauan Sangihe mulai menunjukkan perkembangan. Satu unit mesin pembangkit listrik berkapasitas 800 kilo Watt (kW) tiba di lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Tahuna, Jumat (13/3/2026).

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, meninjau langsung kedatangan mesin tersebut. Ia menjelaskan, total akan ada lima unit mesin pembangkit yang didatangkan ke daerah itu.

Namun untuk sementara, baru satu unit yang tiba di Sangihe. Empat unit lainnya masih berada di Pelabuhan Amurang karena keterbatasan kapasitas kapal pengangkut.

“Artinya, dengan kedatangan lima mesin ini, kita punya surplus kurang lebih 40 persen, atas daya di seluruh Sangihe. Kita berharap dengan surplus daya ini, listrik hanya akan padam jika ada kendala alam seperti pohon tumbang, tidak lagi dengan pemadaman bergilir,” ujar Thungari.

Ia menambahkan, nantinya tiga mesin tambahan akan ditempatkan di PLTD Tahuna, sementara satu unit lainnya dipasang di PLTD Petta, Kecamatan Tabukan Utara.

“Jadi akan ada 4 mesin pembangkit di PLTD Tahuna dan 2 di PLTD Petta, yakni satu mesin baru 800 kW plus satu mesin berkapasitas 500 kW dari Lesabe,” runutnya.

Dengan status lima mesin tersebut all new atau mesin baru, Thungari mengatakan kondisi ini memberi harapan besar bagi masyarakat Sangihe karena dapat mengurangi frekuensi perawatan yang biasanya terjadi akibat usia mesin.

Baca Juga

“Selama ini, kita selalu kedatangan mesin bekas. Ini mungkin pertama kalinya kita mendapatkan all new, karena selama ini PLN terkendala aturan energi terbarukan sehingga tidak ada lagi mesin baru. Saat ini mereka sudah buka kembali untuk daerah kepulauan seperti di Sangihe, sehingga bisa mendapatkan mesin baru,” pungkasnya.

Target Pembangkit Listrik Baru Beroperasi 31 Maret

Robby Mandagi selaku Team Leader PT Nusa Daya mengatakan pihaknya menargetkan seluruh mesin pembangkit sudah terpasang pada 31 Maret 2026.

Setelah mesin tiba di lokasi dan ditempatkan di pondasi, tim teknis akan melanjutkan pemasangan instalasi minyak serta kabel sebelum mesin dapat dioperasikan.

“Jadi memang target kami di tanggal 31 Maret ini, mesin sudah bisa kami operasikan,” katanya.

Kondisi Listrik Sangihe

Asisten Manajer Jaringan dan Konstruksi PLN UP3 Tahuna, Jacky Undeng, menyebut daya mampu listrik di sistem Sangihe saat ini sudah mencapai 9,8 Mega Watt (MW).

Angka tersebut lebih tinggi dari beban rata-rata sistem Sangihe yang berada di kisaran 9,2 MW.

“Setelah mesin pembangkit Lesabe beroperasi dan beberapa mesin lain selesai perbaikannya, daya mampu kita memang meningkat jadi 9,8 MW, lebih dari beban rata – rata sistem Sangihe, pada angka 9,2 MW,” jelas Jacky.

Untuk beban puncak di sistem Sangihe sendiri, Jacky mencatat angka 9,7 MW pada 31 Desember 2025 lalu.

Namun dalam kondisi normal, misalnya tanpa adanya event atau momentum khusus, beban rata-rata biasanya hanya sekitar 8,8 MW.

“Makanya beberapa waktu terakhir setelah ada tambahan mesin di Lesabe dan perbaikan mesin lainnya, sudah tidak ada lagi pemadaman bergilir,” lanjutnya.

Meski begitu, penambahan lima mesin baru dengan total daya 4 MW tetap menjadi angin segar bagi sistem kelistrikan.

“Kondisi surplus ini bagi PLN, untuk setiap sistem supaya tetap andal, amannya ada di N – 2. Artinya, jika ada dua unit mesin dengan kapasitas daya pasok terbesar kami mengalami kendala, maka masih ada mesin standby untuk back up,” bebernya.

Jacky menambahkan, saat ini mesin dengan kapasitas pasok terbesar di Sangihe berada di angka 1.000 kW atau 1 MW. Jadi, nanti akan ada pola operasi untuk mengatur sistem.

“Karena memang tidak mungkin juga kita operasikan terus semua mesin dengan daya mampu 13,8 MW, untuk beban sistem Sangihe sebesar 9,2 MW. “Tetap akan kita atur untuk menjaga keandalan listrik di Sangihe lewat pengatur sistem,” kuncinya. (Ge)

Editor:

Bagikan

Baca Lainnya

More

Rekomendasi untuk anda