Minahasa, Narator.co – English Debating Society (EDS) Universitas Negeri Manado (Unima) resmi menggelar Unima Debate League (UDL) 2025, liga debat perdana yang menjadi tonggak baru pengembangan penalaran kritis mahasiswa.
Kegiatan ini berlangsung pada 14–15 November 2025 secara luring di Training Center Unima dan diikuti ratusan peserta dari berbagai fakultas.
UDL 2025 dirancang sebagai ruang kompetitif untuk mengasah kemampuan berpikir analitis, retorika, kreativitas, hingga keterampilan komunikasi melalui sistem British Parliamentary (BP), format yang digunakan dalam kompetisi debat internasional.
Baca Juga: Catatan Prestasi EDS Unima 2025, Dari Grand Final KDMI Hingga Octofinal NUDC
Liga ini juga menjadi bagian dari upaya EDS membangun budaya akademik yang lebih progresif dan berkelanjutan.
Kegiatan perdana ini mendapat sambutan luar biasa dari mahasiswa dan dukungan penuh dari jajaran pimpinan universitas, termasuk Rektor Unima Joseph Philip Kambey, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Lenny Leorina Evinita, para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan setiap fakultas, hingga Badan Eksekutif Mahasiswa.
Presiden EDS Unima, Stevana Manopoo, saat diwawancarai narator.co mengungkapkan bahwa penyelenggaraan UDL perdana membawa kesan mendalam bagi seluruh panitia dan peserta.
“Bagi saya sendiri, UDL ini sangat berkesan dan bahkan melebihi ekspektasi karena antusiasme peserta yang sangat tinggi. Tidak hanya itu, kami juga mendapat dukungan penuh dari pihak kampus seperti rektor, wakil rektor 3, para wakil dekan 3 tiap fakultas, serta BEM Unima,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).

Ia menegaskan bahwa keberhasilan UDL 2025 tidak lepas dari dedikasi panitia yang bekerja intens mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan hingga berjalan lancar sampai penutupan.
“Mengingat ini adalah liga debat pertama di Unima, besar harapan saya agar kepengurusan berikutnya terus melanjutkan tradisi ini dan dapat menyelenggarakan Unima Debate League setiap tahun,” tambahnya.
Manopo menjelaskan bahwa kualitas kompetisi sangat ditentukan oleh kredibilitas dewan juri. Tahun ini, EDS menghadirkan dua juri kompeten di UDL 2025, yakni Jenerio Mokalu dan Sherina Tompunu.
“Dengan pengalaman debat dan menjuri yang dimiliki kedua dewan inti ini, mosi-mosi yang dihasilkan sangat berkualitas sehingga kompetisi berlangsung ketat dan berstandar tinggi,” jelasnya.

Selain itu, EDS mendorong setiap fakultas melalui para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan untuk mengirim delegasi terbaik.
“Saya percaya setiap mahasiswa Unima mempunyai kesempatan untuk menjadi juara, khususnya dalam dunia debat,” tuturnya.
Memasuki tahun berikutnya, EDS telah menyiapkan sejumlah rencana pengembangan.
“Untuk UDL 2026, kami berencana memperpanjang masa pendaftaran, mematangkan persiapan teknis panitia, serta memperluas sosialisasi kepada seluruh mahasiswa Unima. Semua ini harus dirancang beberapa bulan sebelumnya agar UDL bisa memberi dampak lebih besar,” pungkas Manopoo.
Hasil Liga Debat UDL 2025
Divisi Bahasa Inggris
Juara Terbuka (Open Division)
- Juara 1 (Open Champion): FBS – Tauhid & Marcelo
- Juara 2 (Open 1st Runner Up): FIPPSI – Dunamai & Jessica
- Juara 3 (Open 2nd Runner Up): FT – Josua & William
Juara Pratama (Novice Division)
- Juara 1 (Novice Champion): FBS–FISH – Felicia & Tiselonika
- Juara 2 (Novice 1st Runner Up): FIPPSI – Anabella & Azalia
- Juara 3 (Novice 2nd Runner Up): FBS – Neivinly & Princessa
Dalam Divisi Bahasa Inggris UDL 2025 Unima, 10 peserta berikut ini menjadi Top 10 speaker:
- Tiselonika Genta Persada Sarahewa Magenda
- Anabella Irgia Xiomara Lewu
- Felicia Sarah Rachel Imbar
- Azalia Maghreita Artalia Lantang
- Tauhid Mokoginta
- William Johanes Sampul
- Marcello Mikha Mondingir
- Dunamai Dacosio Tindage
- Josua Setdefit Tambanaung
- Marsela Injiliah Gabrella Mais
Divisi Bahasa Indonesia:
Juara Terbuka
- Juara 1: FEB – Surya & Judion
- Juara 2: FBS–FIKKM – Fresya & Stevani
- Juara 3: FT – Andrit & Serah
Juara Pratama
- Juara 1: FIPPSI – Reva & Adenaya
- Juara 2: FT – Brayen & Aquino
- Juara 3: FT – Brandon & Anastasya
Top 10 Best Speaker:
- Judion Arjuna Kalare
- Andrit Audrey Andreina Dien
- Surya Putra Perdana Junior Masengi
- Serah Lihat Zalukhu
- Stevani Grasilia
- Brandon Turangan
- Fresya
- Sweet Glory Kumontoy
- Reva Suratman
- Citra Grace Kalangie


