Pengabdian di Jiko, Yoan Barbara Perkuat Penambang Berbasis Koperasi

Sinergi Emas Untuk Desa Jiko

NARATOR.CO – BOLAANG MONGONDOW TIMUR-Tim dosen perguruan tinggi menjalankan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Jiko, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Program yang diberi nama “Sinergi Emas” ini bertujuan mengembangkan kembali sistem tata kelola pertambangan rakyat melalui pendekatan berbasis koperasi, dengan perhatian utama pada perlindungan hak sosial dan ekonomi para penambang tradisional.

Koordinator S1 Program Studi Ilmu Hukum Dr. Yoan Barbara Runtunuwu, SH, MH menjelaskan, program tersebut merupakan upaya untuk mengatasi persoalan informalitas yang selama ini menjadi tantangan bagi masyarakat penambang di Desa Jiko. Melalui pembentukan koperasi, para penambang diarahkan untuk meninggalkan pola kerja secara perorangan dan membangun sistem kerja bersama yang lebih terorganisasi, memiliki legalitas, serta mampu berdiri secara mandiri.

“Kami berupaya agar hak sosial dan ekonomi para penambang tradisional memperoleh perlindungan yang semestinya. Dengan penerapan model Sinergi Emas melalui koperasi, mata rantai ekonomi yang selama ini berpotensi merugikan penambang dapat ditekan. Selain itu, para penambang juga dapat memperoleh akses terhadap perlindungan sosial, termasuk jaminan kesehatan dan keselamatan dalam bekerja,” katanya, Kamis (23/9/2026).

Pelaksanaan program mencakup berbagai aspek, mulai dari pendampingan dalam pengurusan legalitas, penguatan organisasi dan kelembagaan ekonomi, hingga pemberian pemahaman mengenai standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Masyarakat juga diberikan edukasi terkait penerapan teknik pertambangan yang lebih memperhatikan keberlanjutan dan kelestarian lingkungan.

Kehadiran program tersebut mendapat sambutan baik dari masyarakat Desa Jiko. Pengelolaan kembali aktivitas penambangan melalui koperasi dipandang dapat memperkuat posisi tawar penambang lokal sekaligus memberikan peluang untuk memperoleh legalitas melalui proses pengajuan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di kemudian hari.

Dengan adanya program “Sinergi Emas”, para penambang tradisional diharapkan mampu memiliki sistem kelembagaan yang lebih kuat, meningkatkan kemandirian ekonomi, serta memperoleh perlindungan yang lebih baik dalam menjalankan aktivitas pertambangan.

Kontributor ; Kay

Bagikan

Baca Lainnya

More

Rekomendasi untuk anda

More StoriesToday

OJK Terbitkan Dua POJK Terkait BMKS

Jakarta, Narator.co -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) mengenai Bursa...