Kisah Inspiratif ! Jeane Suawah Membawa SMAN 3 Tahuna Barat ke Panggung Provinsi

Kisah Inspiratif Kepala SMA N 3 Tahuna

NARATOR.CO – Riuh tepuk tangan menggema di aula mewah Tateli Resort and Convention, Manado di kala itu . Namun, bagi Jane Maria Jeanetha Suawah, S.Pd., langkah kaki menuju panggung Malam Puncak Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Sulawesi Utara 2025 terasa amat panjang bersama perwakilan guru Sangihe . Di dadanya, ada beban sekaligus kebanggaan membawa nama SMA Negeri 3 Tahuna Barat, sebuah sekolah yang berdiri kokoh di wilayah Kepulauan Sangihe, berbatasan langsung dengan samudra luas penanda beranda utara Nusantara.

Malam itu, Sabtu, 8 November 2025, keterbatasan geografis resmi luruh oleh pembuktian kualitas. Jane Suawah dinobatkan sebagai salah satu penerima penghargaan prestisius dalam kategori Kepala SMA Dedikatif. Penghargaan ini bukan sekadar piala pajangan, melainkan sebuah monumen penghormatan atas ketulusannya menakhodai sekolah di daerah kepulauan.

Bekerja di wilayah kepulauan terluar berarti bersahabat karib dengan tantangan: mulai dari akses fasilitas, hambatan sinyal komunikasi, hingga adaptasi kurikulum yang seringkali menuntut energi dua kali lipat dibanding sekolah-sekolah di pusat kota. Namun, bagi Jane, semua itu bukanlah alasan untuk menurunkan standar kualitas pendidikan bagi anak-anak Sangihe.

” Penghargaan tersebut  bukan milik saya pribadi, melainkan milik seluruh guru, staf, dan anak-anak hebat di SMA Negeri 3 Tahuna Barat yang tidak pernah menyerah pada keadaan,” Jelas Jeane.

“Berada di daerah kepulauan terluar seringkali membuat kami merasa jauh dari mana-mana. Namun malam ini membuktikan bahwa dedikasi dan kerja keras tidak pernah salah alamat. Pemerintah melihat ketulusan kami di batas negeri,” lanjutnya.

Ajang penganugerahan yang diinisiasi oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sulawesi Utara ini memang dirancang untuk menyaring mutiara-mutiara tersembunyi di dunia pendidikan. Keberhasilan SMA Negeri 3 Tahuna Barat ini menjadi tamparan positif bahwa mutu dan transformasi pembelajaran bisa lahir dari mana saja, bahkan dari balik deburan ombak perbatasan Kepulauan Sangihe.

kini harapan membawa babak baru. Ia membawa pulang bukti nyata bahwa anak-anak di ujung utara Sulawesi Utara tidak berjalan sendirian, dan dipimpin oleh seorang kepala sekolah dengan dedikasi yang telah diakui di level  provinsi.

Bagikan

Baca Lainnya

More

Rekomendasi untuk anda

More StoriesToday

OJK Terbitkan Dua POJK Terkait BMKS

Jakarta, Narator.co -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) mengenai Bursa...