Satu Tahun Kepemimpinan Prof Frederik Makadada, FIKKM UNIMA Catat Sejumlah Prestasi

Ikuti Kami
G o o g l e News

Narator.co – Genap satu tahun Prof. Dr. Frederik Makadada, M.Kes., AIFO., memimpin Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat (FIKKM) Universitas Negeri Manado.

Jejak kepemimpinannya ditandai oleh deretan capaian yang tidak hanya memperkuat reputasi institusi, tetapi juga memberi dampak nyata bagi mahasiswa dan sivitas akademika.

Dilantik pada 24 April 2025 di Kantor Pusat UNIMA oleh Dr. Joseph Philip Kambey, SE., Ak., MBA., Prof Makadada memulai masa jabatannya dengan visi memperkuat kualitas akademik sekaligus mendorong prestasi di tingkat nasional hingga internasional.

Dalam satu tahun, arah tersebut tidak berhenti sebagai gagasan, melainkan menjelma menjadi capaian konkret.

Salah satu pencapaian yang mencuri perhatian publik adalah keberhasilan mahasiswa Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM), Gracia Karin Tanwijaya, yang meraih medali emas pada ajang South East Asia Hapkido Championship kelas 55 kilogram senior putri.

Prestasi ini menjadi simbol keberhasilan sinergi antara pembinaan akademik dan dukungan institusi terhadap pengembangan talenta mahasiswa di luar ruang kelas.

Tidak hanya berperan sebagai pemimpin administratif, Prof Makadada juga menunjukkan keteladanan melalui keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan.

Baca Juga

Bersama Rektor UNIMA, ia turut mengharumkan nama institusi dengan meraih medali perak pada nomor ganda putra eksekutif dalam ajang LPTK CUP XXII 2025.

Kehadiran pimpinan dalam arena kompetisi tersebut mempertegas pesan bahwa budaya prestasi harus dimulai dari atas.

Di bidang akademik, tonggak penting juga berhasil dicapai. Program Studi IKM FIKKM UNIMA sukses meraih status akreditasi unggul, sebuah pengakuan atas kualitas penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Capaian ini sekaligus memperkuat posisi FIKKM sebagai salah satu fakultas yang kompetitif di tingkat nasional.

Tak berhenti di situ, Prof Makadada juga menorehkan pencapaian personal yang berdampak luas bagi atmosfer akademik kampus.

Ia resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar (Profesor) dalam sidang senat terbuka yang digelar di Training Center UNIMA pada 13 Maret 2026.

Pengukuhan ini menjadikannya figur teladan bagi para dosen, sekaligus memperkuat kultur akademik berbasis keilmuan dan integritas.

Dalam wawancara, Prof Makadada menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut tidak lepas dari campur tangan Tuhan serta kerja kolektif seluruh elemen kampus.

“Semua karena pertolongan Tuhan Yesus. Banyak kemajuan yang terjadi di UNIMA dalam satu tahun ini, seiring dengan kepemimpinan rektor yang membawa arah menuju keunggulan, termasuk capaian akreditasi unggul di salah satu program studi kami,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).

Dekan FIKKM juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang solid dan kolaboratif dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Keberhasilan ini lahir dari kerja tim yang kuat, mulai dari pimpinan program studi hingga tingkat universitas. Dengan kepemimpinan yang solid, UNIMA mampu melewati tantangan dan memberikan dampak yang lebih luas,” katanya.

Ke depan, Prof Makadada menaruh harapan besar terhadap pengembangan UNIMA, terutama dengan hadirnya Fakultas Kedokteran dan rumah sakit pendidikan yang diharapkan menjadi pusat penguatan layanan kesehatan, pendidikan, dan riset.

“Kami berharap UNIMA semakin berdampak, terlebih dengan pengembangan Fakultas Kedokteran dan rumah sakit pendidikan. Ini akan menjadi langkah besar bagi kemajuan institusi,” tuturnya.

Satu tahun kepemimpinan Prof Frederik Makadada di FIKKM UNIMA menunjukkan bahwa kepemimpinan yang visioner, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil mampu menghadirkan perubahan nyata.

Di tengah dinamika dunia pendidikan tinggi, FIKKM UNIMA bergerak bukan hanya mengikuti arus, tetapi mulai menegaskan posisinya sebagai institusi yang unggul, adaptif, dan berdampak. (Abner)

Bagikan

Baca Lainnya

More

Rekomendasi untuk anda