
TONDANO.NARATOR.CO – Universitas Negeri Manado (UNIMA) melaksanakan pembekalan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang II Tahun 2026 dengan tema “KKN UNIMA Berdampak: Terus Berkarya, Menginspirasi dan Unggul.” berlokasi di Gedung Auditorium Unima, Senin 28/9/2026.
Kegiatan tersebut diawali dengan ibadah bersama dan menjadi momentum bagi mahasiswa sebelum diterjunkan ke berbagai lokasi KKN. Pada gelombang kedua tahun 2026 ini, sebanyak 1.257 mahasiswa mengikuti KKN yang terbagi dalam 620 peserta KKN MBKM dan 637 peserta KKN Reguler.
Mahasiswa akan ditempatkan di sejumlah wilayah, di antaranya Kabupaten Minahasa sebanyak 253 mahasiswa, Kota Tomohon 116 mahasiswa, Kabupaten Minahasa Selatan 26 mahasiswa, Kabupaten Minahasa Utara 35 mahasiswa, Kota Manado 25 mahasiswa, Kota Bitung 10 mahasiswa, serta sebanyak 762 mahasiswa melaksanakan KKN dalam kampus.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNIMA, Dr. Armstrong F. Sompotan, S.Si., M.Si., dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang melaksanakan KKN di luar kampus.
Ia menekankan pentingnya rekomendasi sebagai salah satu bentuk jaminan, terutama terkait keamanan dan tempat tinggal mahasiswa selama berada di lokasi KKN.
“Harapan kami, ketika berada di sana, kalian bisa menjadi bagian dari masyarakat. Tolong jaga sikap dan berbuat baik di lokasi, terlebih bagi yang melaksanakan KKN di luar kampus, sehingga seluruh proses KKN dapat diselesaikan dengan baik dan tidak mengganggu penyelesaian studi,” ujarnya.
Armstrong juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan BEM yang telah turut hadir dan mendampingi mahasiswa sejak awal kegiatan.
Menurutnya, pengawalan mahasiswa oleh BEM merupakan bagian penting dalam memastikan proses mahasiswa berjalan hingga akhir. Ia berharap mahasiswa mampu mempertahankan semangat tersebut sampai menyelesaikan studi dan mencapai wisuda.
“Harapan BEM juga menjadi harapan kami para dosen dan orang tua. Sebanyak apa yang masuk, sebanyak itu pula yang kita harapkan dapat menyelesaikan studi dan wisuda. Pertahankan terus semangat itu,” katanya.
Sementara itu, sambutan oleh Rektor UNIMA Dr. Joseph Philip Kambey, SE., Ak., yang wakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Mister Gideon Maru, M.Hum.
Dalam sambutannya, Mister Gidion mengungkapkan rasa syukur karena pelaksanaan KKN diawali dengan ibadah bersama. Menurutnya, hal tersebut menjadi momentum penting sebelum mahasiswa turun langsung ke masyarakat.
Ia menegaskan bahwa KKN bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi harus mampu menghasilkan sesuatu yang berdampak bagi masyarakat.
“Ketika mengerjakan sesuatu dengan benar, itu memang jauh lebih berdampak. Kita harus melihat apa yang bisa kita integrasikan dan apa yang bisa kita berikan ketika berada di tengah masyarakat,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa yang akan ditempatkan di berbagai kabupaten dan daerah agar memahami bahwa kehadiran mereka di lapangan membawa nama dan pesan dari UNIMA.
Menurutnya, keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat bukan sebuah kebetulan. Mahasiswa dituntut untuk menunjukkan sikap yang lebih bijaksana, memiliki pengetahuan, serta mampu menjadi teladan.
“Ketika teman-teman turun ke lapangan, kalian adalah orang-orang yang membawa pesan. Karena itu, kalian harus menunjukkan bahwa mahasiswa UNIMA memiliki pengetahuan dan mampu menjadi teladan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengalaman mahasiswa selama berada di daerah diharapkan dapat memperluas wawasan sekaligus memperkuat kontribusi UNIMA melalui pengabdian kepada masyarakat.
“Teman-teman adalah orang pertama yang menunjukkan bahwa UNIMA memang berdampak,” tegasnya.
Pelaksanaan KKN Gelombang II Tahun 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban akademik mahasiswa, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di lokasi pengabdian.
Melalui tema “KKN UNIMA Berdampak: Terus Berkarya, Menginspirasi dan Unggul,” mahasiswa diharapkan mampu membawa semangat berkarya, memberikan inspirasi, serta menunjukkan kontribusi nyata UNIMA di tengah masyarakat. (Kay)
Kontributor ; Kay



