Satu-satunya dari Sulut, Guru Besar UNIMA Prof Orbanus Naharia Lolos Pendanaan Bestari Saintek LPDP 2026

Ikuti Kami
G o o g l e News

Minahasa, Narator.co – Kabar membanggakan datang dari Universitas Negeri Manado (UNIMA). Guru Besar FMIPAK UNIMA, Prof. Dr. Orbanus Naharia, M.Si, menjadi satu-satunya perwakilan dari Sulawesi Utara (Sulut) yang berhasil meraih pendanaan Program Ekosistem Hidup Berbasis Sains dan Teknologi (Bestari Saintek) dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Tahun 2026.

Program ini merupakan salah satu skema strategis pemerintah dalam mendorong riset yang berdampak langsung bagi masyarakat dan dunia industri.

Direktur Fasilitasi Riset LPDP, Ayom Widipaminto, menyebut ketersediaan dana riset saat ini masih sangat memadai untuk mendukung berbagai inovasi.

“Saat ini dana abadi penelitian kami mencapai Rp13,99 triliun, dengan ketersediaan tahunan sekitar Rp900 miliar. Ini bisa dimanfaatkan secara optimal untuk berbagai riset strategis,” kata Ayom dalam peluncuran program di Jakarta, Rabu (29/4/2026).

LPDP, lanjutnya, kini juga memberikan kemudahan bagi peneliti melalui skema yang lebih fleksibel, baik dari sisi pendanaan maupun pelaporan.

Di sisi lain, Prof Orbanus Naharia atau yang akrab disapa Prof Orba mengangkat penelitian bertajuk “Aplikasi Teknologi Intermittent Irrigation untuk Mitigasi Gas Metana (CH4) pada Budidaya Padi Sawah.”

Ia menjelaskan, riset tersebut berfokus pada upaya menekan emisi gas metana sebagai salah satu penyumbang utama pemanasan global.

Baca Juga

“Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan teknologi ramah lingkungan yang adaptif dalam menurunkan emisi gas rumah kaca, khususnya metana,” ujar Prof Orba, Kamis (30/4/2026).

Riset ini juga melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Dinas Pertanian, kelompok tani, penyuluh, hingga media massa.

Menurut Prof Orba, proses seleksi program ini sangat ketat. Dari sekitar 8.000 pendaftar, disaring menjadi 2.500 proposal, kemudian 500 proposal, hingga akhirnya terpilih 122 proposal terbaik secara nasional.

“Ini perjuangan panjang yang cukup menguras tenaga dan pikiran,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh Rektor UNIMA Dr. Joseph Philip Kambey, Dekan FMIPAK Prof. Dr. Mokosuli Yermia Semuel, hingga Kepala LPPM UNIMA Dr. Armstrong F. Sompotan.

bestari saintek
Prof. Dr. Orbanus Naharia, M.Si., terpilih sebagai salah satu dari 122 penerima pendanaan Program Ekosistem Hidup Berbasis Sains dan Teknologi (Bestari Saintek) LPDP Tahun 2026 se-Indonesia, sekaligus menjadi satu-satunya perwakilan dari Sulut (Sulawesi Utara). Foto: ist

Ke depan, Prof Orba berharap hasil penelitiannya tidak hanya berhenti sebagai kajian ilmiah, tetapi benar-benar dapat diterapkan untuk membantu petani sekaligus berkontribusi dalam upaya pengendalian perubahan iklim.

“Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci untuk menghasilkan solusi nyata bagi lingkungan,” tutupnya. (Abner)

Bagikan

Baca Lainnya

More

Rekomendasi untuk anda