Keselamatan Jurnalis Jadi Prioritas Saat Liputan di Area Bencana

Manado, Narator.co — Keselamatan jurnalis harus menjadi perhatian utama ketika menjalankan tugas peliputan, terutama di wilayah yang menghadapi ancaman bencana seperti kebakaran hutan dan erupsi gunung.

Imbauan ini disampaikan Ketua Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sulawesi Utara, Susan M. Palilingan, menyikapi kondisi sejumlah wilayah di Indonesia yang tengah menghadapi berbagai potensi bencana.

Susan meminta jurnalis tidak mengabaikan risiko ketika mendapat tugas di luar kantor. Menurutnya, pekerjaan jurnalistik memang penting, tetapi keselamatan diri tetap harus ditempatkan sebagai prioritas.

Pesan tersebut menjadi perhatian penting di tengah situasi peliputan yang berlangsung di kawasan berbahaya.

Susan bahkan mengingatkan bahwa nilai sebuah tugas jurnalistik tidak boleh mengesampingkan keselamatan orang yang menjalankannya.

“Tak ada yang lebih berharga dari nyawa,” tegas Susan dalam pernyataan resminya, Rabu (9/9/2026).

Keselamatan Jurnalis Saat Meliput di Wilayah Rawan Bencana

Susan mengajak para jurnalis membekali diri dengan pemahaman mengenai kondisi lokasi sebelum melakukan peliputan.

Pengetahuan tentang tingkat bahaya di tempat yang akan didatangi dinilai penting agar tugas dapat dilakukan dengan tetap memperhatikan keamanan diri.

Ia juga menekankan bahwa tanggung jawab menjaga keselamatan tidak hanya berada pada jurnalis.

Pemilik media yang menugaskan wartawan ke lokasi berbahaya juga memiliki peran dalam memastikan keselamatan mereka selama menjalankan tugas.

“Kami meminta para pemilik media di Indonesia, khususnya di Sulawesi Utara, memprioritaskan keselamatan para jurnalis dalam melakukan peliputan di area yang masuk kategori bahaya,” ujarnya.

Menurut Susan, jurnalis juga perlu memahami protokol keselamatan diri ketika berada di lapangan.

Pemahaman tersebut mencakup kondisi lokasi, kemungkinan bahaya yang dihadapi, hingga langkah keselamatan yang perlu diperhatikan selama proses peliputan.

Hal itu dinilai penting agar wartawan tetap dapat menjalankan tugas jurnalistik tanpa mengabaikan keamanan pribadi.

Doa untuk Lima Jurnalis Peliput Gunung Anak Krakatau

Selain mengingatkan pentingnya kewaspadaan di lapangan, Susan mengajak sesama jurnalis untuk memberikan perhatian kepada lima jurnalis yang sebelumnya melakukan peliputan Gunung Anak Krakatau.

“Kami juga mengajak para jurnalis untuk sama-sama mendoakan keselamatan lima jurnalis yang melakukan peliputan Gunung Anak Krakatau kemarin,” kata Susan.

Ajakan tersebut disampaikan seiring perhatian terhadap risiko yang dapat dihadapi jurnalis ketika menjalankan tugas di tengah kondisi yang berpotensi membahayakan jiwa.

Susan berharap aspek keselamatan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap penugasan jurnalistik, khususnya ketika wartawan harus bekerja di tengah bencana atau berada di kawasan yang masuk kategori bahaya.

Bagi Susan, keselamatan jurnalis tetap harus menjadi prioritas agar tugas menyampaikan informasi kepada publik tidak mengorbankan keselamatan mereka yang berada di lapangan.

Bagikan

Baca Lainnya

More

Rekomendasi untuk anda

More StoriesToday

OJK Tetapkan 1.277 Sanksi, Total Denda Pelanggaran Capai Rp327 Miliar

Manado, Narator.co — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pengawasan dan penegakan hukum di sektor Pasar Modal...