Sitaro, Narator.co – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), menargetkan cakupan imunisasi dasar lengkap mencapai minimal 95 persen pada 2026. Untuk mencapai target tersebut, Puskesmas diminta memperkuat pelayanan hingga ke desa dan pulau-pulau terpencil.
Hal itu ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sitaro Heronimus Makainas saat membuka Pelatihan Pengelola Imunisasi Puskesmas se-Kabupaten Kepulauan Sitaro di Hotel Aryaduta Manado, Senin (14/9/2026).
Heronimus mengatakan, imunisasi merupakan salah satu langkah penting untuk mencegah penyakit menular dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Namun, kondisi geografis Sitaro yang terdiri dari gugusan pulau menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan pelayanan kesehatan.
“Imunisasi merupakan salah satu pilar utama dalam upaya pencegahan penyakit dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Keberhasilan program ini dinilai sangat krusial, khususnya bagi masyarakat yang bermukim di wilayah kepulauan seperti Kabupaten Sitaro yang memiliki karakteristik geografis unik,” kata Heronimus dalam sambutannya.
Dia menekankan, akses transportasi laut, ketersediaan listrik, hingga distribusi vaksin harus menjadi perhatian agar pelayanan dapat menjangkau seluruh sasaran, termasuk anak-anak di wilayah terpencil.
“Tantangan kita lebih besar. Akses rantai dingin dan jangkauan pelayanan ke berbagai pelosok harus kita pastikan, agar tidak ada anak yang terlewati imunisasi,” ujarnya.
Petugas Diminta Perkuat Kompetensi, Jaga Kualitas Vaksin dan Perkuat Koordinasi
Heronimus menilai pengelola imunisasi di Puskesmas memiliki peran strategis dalam memastikan vaksin tersedia, terjaga kualitasnya, dan diberikan sesuai jadwal.
Karena itu, pelatihan tersebut diharapkan meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam mengelola program imunisasi di wilayah masing-masing.
Dia menyampaikan tiga hal yang perlu menjadi perhatian para petugas. Pertama, meningkatkan kompetensi teknis, mulai dari pemahaman jenis dan jadwal vaksin hingga pencatatan serta pelaporan melalui aplikasi kesehatan digital.
Kedua, menjaga kualitas vaksin melalui penerapan manajemen rantai dingin atau cold chain. Hal ini dinilai penting mengingat distribusi vaksin ke wilayah kepulauan menghadapi tantangan transportasi dan ketersediaan listrik.
“Di wilayah kepulauan, listrik dan transportasi adalah tantangan. Jaga kualitas vaksin dari gudang sampai ke ujung pelayanan,” tegasnya.
Ketiga, memperkuat koordinasi lintas sektor dengan melibatkan kapitalaung atau kepala desa, pemerintah kampung, kader posyandu, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman warga mengenai pentingnya imunisasi sekaligus menangkal informasi keliru tentang vaksin.
Target Imunisasi Sitaro 95%: Puskesmas Diminta Proaktif Sediakan Pelayanan Hingga ke Pulau Terpencil
Untuk mempercepat pencapaian target imunisasi dasar lengkap sebesar 95 persen pada 2026, Heronimus menginstruksikan seluruh Puskesmas tidak hanya menunggu kedatangan masyarakat.
Petugas diminta aktif mendatangi desa dan pulau terpencil guna memastikan anak-anak yang menjadi sasaran mendapatkan imunisasi sesuai jadwal. Selain itu, kendala jarak dan akses transportasi tidak menghalangi masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan dasar.
Heronimus juga mengingatkan bahwa imunisasi bukan sekadar program rutin, melainkan bagian penting dari upaya melindungi anak-anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi.
“Bapak dan Ibu adalah yang terdepan. Dari tangan Bapak dan Ibu penentuan apakah vaksin sampai dengan aman, tercatat dengan baik, dan diberikan tepat waktu kepada masyarakat,” katanya.
Dia berharap para tenaga kesehatan dapat bekerja sama dengan pemerintah kampung dan masyarakat untuk memastikan pelayanan kesehatan menjangkau seluruh warga.
“Saya sangat berharap teman-teman sekalian akan menjadi teman saya yang akrab untuk mengurus rakyat, agar rakyat kita dapat terlayani dan menikmati apa yang seharusnya menjadi bagian mereka. Kita sebagai yang dipercayakan oleh Tuhan untuk mengabdi adalah orang-orang yang akan mengurus rakyat,” pungkasnya. (***)




